Bila sampai di malam ini aku masih bertahan, ini semua kupersembahkan untukmu.
Lagu ini sangat pas untuk menggambarkan perjuanganku selama ini, menahan rasa yang ingin ku keluarkan. Namun, aku harus menahan semua. Setiap kata dari liriknya akan sangat berarti buat aku. Andai saja aku bisa membangun hubungan yang lebih baik lagi, untuk saat ini atau kehidupanku mendatang. Kalau saja aku menuruti semua kata yang dia inginkan. Kalau saja aku tidak membuatnya sedih. Aku sangat berharap suatu saat aku bisa menunjukkan diriku yang dia inginkan.
Akan kulakukan semua untuk cinta.
Aku tahu bahwa ia sangat mencintaiku apa adanya. Ia tidak akan pernah sekali pun mengecewakanku apa pun situasinya. Walau berat kurasakan, kulakukan semua untuk cinta.
Terkadang, aku harus melawan semua ego dan hasratku hanya untuk mengalah demi dia. Aku sama sekali tidak pernah keberatan akan semua perkataannya kepadaku, termasuk yang buruk sekalipun. Sebab, aku tahu bahwa tidak akan ada seorang pun yang bisa mencintainya seperti aku mencintainya.
Memang butuh perjuangan yang sangat berat untuk cinta. Apalah artinya jika semua hanya bualan belaka dan apalah artinya jika semua yang ia lakukan adalah tanpa maksud.
Aku sadar, semua orang punya ego dan ingin memuaskan egonya demi kesenangan sesaat. Betapa bodohnya diriku sebagai manusia jika nanti aku malah mengecewakannya demi alasan yang juga bodoh. Alasan yang tidak pantas untuk dipertahankan.
Namun, kenyataan hidup memang tidak selalu seperti apa yang aku harapkan. Seberapa berat pun aku berusaha mengalah, sebesar itu pulalah aku mengecewakannya.
Tuhan, seandainya saja Engkau menciptakan manusia untuk saling mengasihi tanpa adanya kekecewaan dan pengkhianatan. Seandainya saja Engkau ciptakan dunia ini adil. Aku berharap keadaan tidak akan jadi seperti ini.
Aku sudah terlalu jauh dari bimbingannya dan bimbingan-Mu. Aku sangat sadar bahwa tanpanya aku tidak akan berada di dunia ini, memiliki napas, dan otak untuk berpikir, juga hati untuk tidak menyakiti. Aku sangat sadar bahwa dialah yang membuat aku seperti ini.
Aku adalah makhluk-Mu yang sempurna, yang datang dari rahimnya. Namun, apa yang diberikan untuk manusia adalah hawa nafsu. Aku lupa dari mana aku berasal. Aku merasa bahwa diriku telah berada tinggi di atas sehingga aku merasa sudah tidak lagi memerlukannya.
Tapi kemudian, aku kesepian dan merindukan kata-kata hangatnya. Kuakui aku telah menyakitinya sangat dalam, tapi aku juga bisa meyakinkan bahwa apa yang kulakukan berada di luar kontrol pikiranku. Dosalah namanya jika aku mengeluarkan air matanya. Durhakalah aku jika aku dengan pura-pura tidak mendengar katanya. Terkadang, aku melakukan hal yang tidak seharusnya kulakukan agar aku mendapat apa yang terbaik dari hidupku. Aku sangat berharap tidak akan pernah salah mengambil jalan hidup. Tapi, apalah artinya hidupku jika tidak disertai restu tulusnya.
Jangan sebut namaku tanpanya... jangan pandang wajahku tanpa dia disampingku... karena diriku bukanlah jiwa, juga bukan nama tanpa sehelai saja rambut darinya... Aku bukanlah aku tanpa kehadiranmu...Umi...
Selasa, 25 Maret 2008
Who am I?
Diposting oleh FaLLeNt's bLoG di Selasa, Maret 25, 2008 0 komentar
Sabtu, 15 Maret 2008
Cinta...
Maafkan diriku yang telah membuat hatimu terluka..
Karena keadaan ini, cintaku harus memilih..
Mengertilah!!
Dengarkanlah hati...
Kadang awan menghitam dan kadang langit tak berbintang..
Kadang sesuatu yang tak ingin terjadi tapi terjadi..
Kadang kita tak sadari, kenyataan mengingkari..
Mengertilah,,
Cintamu dan cintaku harus berakhir..
Mungkin ini yang terbaik 'tuk kita berdua mengakhiri semua..
Karena cinta yang terjalin lukai cinta yang lain..
Mengertilah..
Kau bukan untukkku..
Meski berat ku melepasmu..
Karena hatiku juga untukmu..
Dan ku harus merelakanmu..
Kau menyentuh hatiku lagi..
Ketika semua berakhir..
Ku tak mengerti...
Kau slalu tanyakan padaku tentang semua yang ku rasa..
Merindukanmu,,
Ku pun memang merindukanmu..
Semestinya kau tak peduli tentang perasaanku tentang cinta..
Dan harusnya kau mengerti semua tlah berlalu..
Ku melepas cintamu..
Kita memang harus berpisah..
Tak mudah untuk menjalani semua..
Karena hatiku dan cintaku hanya untukmu..
Namun jalanku tak searah denganmu..
Sungguh ku pun terluka..
Karena memang kita berbeda..
Mengertilah!!
Semua yang ku lakukakan hanya untukmu..
Namun yang terbaik selamanya kita berpisah..
Mengapa kita bertemu, bila akhirnya di pisahkan?
Mengapa kita bejumpa, tapi akhirnya di jauhkan?
Kau bilang hatimu untukku..
Tapi nyatanya bukan untukku..
Bintang di langit nan indah,,
Dimanakah cinta yang dulu?
Masihkah aku di sana?
Di relung hati dan mimpimu
Andaikan engkau tetap denganku..
Aku hancur
Ku terluka
Namun engkaulah nafasku
Kau cintaku
Meski aku bukan di benakmu lagi
Dan ku beruntung sempat memilikimu..
Diposting oleh FaLLeNt's bLoG di Sabtu, Maret 15, 2008 0 komentar
